CHEVROLET CAPTIVA 2.0 VCDI
 Mesin  Diesel 1.998 cc 4 silinder, 163 dk
 Torsi maksimum  360 Nm / 1.750-2.750
 0-100 km/jam  N/A
 Konsumsi bbm  N/A
 Transmisi  Otomatis 6-speed/fwd
 P x L x T  4.673 x 1.849 x 1.756 mm
 Wheelbase  2.707 mm
 Harga Rp 355 juta

SUV masih menjadi salah satu pilihan kendaraan yang cukup  digemari oleh masyarakat metropolitan. Kepraktisan, kemampuan jelajah, kelegaan kabin, serta penampilan, menjadi daya tarik oleh para konsumen.

PT. General Motors Indonesia menyadari hal ini, karena itu mereka merilis SUV andalannya, Chevrolet Captiva dalam wujud terbaru. Setelah Chevrolet Captiva facelift bermesin bensin dirilis pada Juli 2011 lalu di Pulau Lombok, kini varian Diesel-nya turut dihadirkan. Apalagi hal ini bertepatan dengan momentum peringatan 100 tahun berdirinya Chevrolet di dunia.

PT. General Motors Indonesia meluncurkan Chevrolet Captiva 2.0 VCDI di proving ground Bridgestone, Karawang (16/11).  SUV andalan Chevrolet ini memiliki mesin Diesel generasi terbaru.

Interior modern dengan fitur yang mudah dipahami Layout sama dengan versi bensin

Perubahan pada SUV berkapasitas 7-penumpang ini,  difokuskan pada mesin Diesel-nya. Mesin generasi terbaru kini mengadopsi konfigurasi DOHC dengan penerapan timing chain. Lalu tekanan bahan bakar pun ditingkatkan hingga 200 bar menjadi 1.800 bar. Begitu pula dengan perbandingan kompresi turut diturunkan menjadi 16,5:1 dari sebelumnya yang mencapai 17,5:1. Tak hanya itu, motor kipas elektrik pun kini terbagi menjadi 3 tingkat kecepatan – umumnya hanya 2.

Meski tetap mengusung  kapasitas serupa – 2.000 cc, diesel terbaru ini memiliki tambahan tenaga hingga 13 dk dan torsi 40 Nm. Kini Captiva Diesel terbaru mampu menghasilkan daya sebesar 163 dk pada 3.800 rpm, serta torsi maksimal 360 Nm yang sudah dapat diraih pada putaran 1.750 – 2.750 rpm.

Kian menarik, Chevrolet turut menyematkan transmisi otomatis 6-speed untuk menggantikan pendahulunya yang hanya 5-speed. Lalu penggegerak roda pun kini dibuat lebih ringkas dengan hanya mengandlkan roda depan.

Selebihnya, tidak ada perbedaan di sector eksterior, semuanya mirip dengan Chevrolet Captiva facelift empat bulan silam. Begitu pula dengan sektor interior. Jok mampu memeluk dengan nyaman, electric parking brake, serta tatanan audio Arkamys Surround System (3DSS).

 

Bagian belakang tidak ada perubahan besar Desain pelek baru na modern

Fitur keamanan Captiva tetap dipertahankan dan tergolong lengkap, termasuk ABS dan EBD. Hal ini kian membuat Captiva sebagai salah satu mobil keluarga yang aman. Saat kami tes, fitur pengaman tersebut mampu menjaga kestabilan ketika bermanuver dalam kondisi darurat.

Suspensi lembut khas family SUV pun terasa cukup nyaman, walaupun empuk namun hal ini tidak mengorbankan pengendalian. Kendali pada terasa mantap. Walau terasa sedikit limbung, namun efek body roll tidak sampai mengganggu rasa percaya diri pengemudi.

Bangku baris tengah pun sangat acceptable, dapat menyangga posisi duduk dengan nyaman dan tidak terlalu tegak. Legroom penumpang depan dan  baris tengah cukup luas, namun untuk baris ketiga, agak sulit untuk mencapai titik nyaman bagi penumpang dewasa.

 

RIVAL
TOYOTA FORTUNER 2.5 G
 Mesin  2.494 cc 4 silinder, 102 dk
 0-100 km/jam  20,1 detik
 Harga  Rp 382,5 juta
 (+)  Irit bbm, image Toyota, tersedia tipe TRD
 (-)  Akselerasi, belum Variabel Geometric Turbocharger

 

FIRST OPINION
Harga yang ditawarkan SUV Chevy ini cukup kompetitif dengan harga Rp 355 juta (on the road). Khusus warna Pearl White, Captiva 2.0 VDCI terbaru dibanderol Rp 361 juta.
Daya jelajah tinggi, kapasitas 7 penumpang, mesin diesel baru menjadi daya tarik Captiva 2.0 VDCI terbaru ini. Tapi akankah mesin terbaru ini cocok dengan kualitas solar di Indonesia seperti pendahulunya?

SEKILAS PANDANG

  • Terdapat penyejuk udara pada bangku baris ketiga.
  • Sudah dipesan lebih dari 100 unit sejak peluncurannya pada November 2011 lalu.

 

Copy : http://www.autobildindonesia.com/read/2011/12/29/4972/33/11/Next-Generation-Chevy-Diesel