TOYOTA AVANZA 1.3 G MT
 Mesin  1.298 c 4 silinder VVT-i, 92 dk
 Torsi maksimum  117 Nm/4.400 rpm
 0-100 km/jam  11,9 detik (klaim)
 Konsumsi bbm  N/A
 Transmisi  Manual 5-speed/rwd
 PxLxT  4.140 x 1.660 x 1.695 mm
 Wheelbase  2.655 mm
 Harga Rp 158 juta

Toyota Avanza tak lekang oleh zaman. Sejak kehadirannya pada 2004, ia terus diminati hingga berganti generasi. Apalagi kalau bukan kemampuan Avanza dalam menyediakan akomodasi untuk 7 orang dengan harga terjangkau.

Untuk selalu menjadi lebih baik, merupakan sebuah konsep dalam mengembangkan kendaraan, tak terkecuali Avanza. Meski ia begitu diminati, bukan berarti divisi R&D Toyota berhenti untuk berinovasi.

Setelah puas menguras performa Avanza Veloz bermesin 1.500 cc, kini saatnya untuk mencoba inovasi yang ditawarkan versi mesin 1.300 cc.

Interior lebih elegan dengan dasbor dua warna
Di pintu banyak terdapat cup holder Mesin generasi sebelumnya masih dipertahankan AC double blower kini menyatu dengan plafon

Kian menarik, kami mengetesnya tidak di jalan ibu kota, namun di kota Padang, Sumatera Barat. Rute Padang – Bukit Tinggi menjadi menu untuk menguji performa dari dapur pacu dengan kode K3-VE.

Bila dibanding generasi sebelumnya, mesin 1.300 cc ini tidak mengalami perbedaan berarti. Persiapan untuk menghadapi Euro IV hanya sedikit menurunkan torsi maksimal yang kini menjadi 117 Nm dari 120 Nm pada K3-VE terbaru. Untunglah, hal ini terkompensasi dengan penerapan Electronic Power Steering (EPS). Sehingga kemampuan akselerasinya tidak mengalami perubahan.

Dengan jumlah penumpang 5 dan muatan barang cukup banyak, kemampuan untuk menyalip kendaraan lain masih memadai. Perbandingan rasio gigi di transmisi pun tetap tak berubah. Tak heran bila saat melaju dengan kecepatan 100 km/jam, putaran mesin berada di angka 3.500 rpm.

Satu yang menarik adalah sistem peredaman yang kini lebih baik. Kabinnya terasa lebih senyap ketimbang pendahulunya. Kondisi ini berdampak positif untuk sistem audio, meski masih mengandalkan head unit single DIN dengan 4 speaker di pintu.

Posisi duduk yang tinggi pun turut memberi kontribusi positif terhadap visibilitas dan ruang kaki. Hal itu berkat space ekstra 20 mm lebih lebar di bangku depan dan ekstra 15 mm di bangku baris kedua. Hal ini dikarenakan lebar bodi Avanza generasi kedua ini yang bertambah 30 mm, menjadi 1.660 mm.

Akses masuk ke jok baris ketiga sangat mudah Kapasitas bagasi belakang meningkat

Ruang kaki di bangku baris kedua pun kian luas lantaran sandaran bangku depan lebih tipis. Sehingga dapat memberi tambahan ruang hingga 20 mm. Belum lagi kalau bangku baris kedua yang terbagi 50:50, kini dapat dimaju-mundurkan hingga 60 mm. Keuntunganya, ruang kaki penumpang di bangku baris ketiga menjadi lebih fleksibel.

Sedangkan untuk pengendalian, profil ban 70 berdampak pada akurasi kemudi yang kurang baik. Apalagi dengan suspensi yang lebih lembut, memerlukan kehalusan pengemudi dalam mengolah setir ketika berkendara. Selama mengikuti irama ayunan suspensi, Avanza terbaru ini tetap terasa fun untuk dikendarai.

Performa AC yang turut ditingkatkan pun memberi kontribusi positif saat berada di terik matahari kota Padang. Kesejukan kabin tetap terjaga untuk seluruh penumpang sehingga tetap terasa nyaman.

Dengan beragam penyempurnaan ini, sepertinya Toyota masih menyakini All new Avanza akan tetap menjadi barometer mobil keluarga dengan harga terjangkau. Ekstra nyaman… Ekstra lapang…

Geometri suspensi diperbaiki menjadi lebih lembut


Tenaga mumpuni dengan pengolahan bensin efisien

RIVAL
Daihatsu Xenia 1.3 R MT
 Mesin  1.298 cc 4 silinder VVT-i, 92 dk
 0-100 km/jam  11,9 detik (klaim)
 Harga  Rp 145,2 juta
 (+)  AC kini sudah double blower, harga, banyak pilihan tipe
 (-)  Belum pelek alloy, image belum sekuat Toyota

 

FIRST OPINION
Hingga saat ini, Toyota Avanza 1.3 belum memiliki lawan sepandan, kecuali dari saudara kembarnya Daihatsu Xenia. Dengan mesin 1.300 cc, otomatis membuat konsumsi bbm tergolong irit namun tetap memadai dimuati 7 orang. Apalagi generasi kedua ini bertambah lapang dan tampil lebih modern. Harga jual pun tetap berada di rentang yang rasional untuk konsumen Indonesia.

SEKILAS PANDANG

  • Gratis biaya jasa servis berkala hingga 50.000 km atau 4 tahun
  • Tersedia 8 pilihan warna