Augusta B Sirait
(istimewa)

INILAH.COM, Tokyo – New Toyota Prius versi Jepang dinobatkan sebagai mobil produksi massal paling irit di dunia berdasarkan standar pengujian Japanese Ministry of Land, Infrastructure, Transport and Tourism (MLIT).

Pencapaian ini mewakili beragam upaya Toyota untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar mobil produksinya lewat pengembangan teknologi canggih.

New Prius yang rencananya dipasarkan di Jepang pada pertengahan Mei ini memiliki efisiensi bahan bakar 38.0km/liter dengan emisi CO2 61g/km. Dengan hasil itu, new Prius sudah 25% lebih baik dari standari 2010.

Berdasarkan siklus uji terbaru JC08 dari MLIT, new Prius memiliki efisiensi bahan bakar 32.6km/liter dengan emisi CO2 71g/km. Ini berarti new Prius sudah memenuhi standar nasional 2015.

Emisi nitrogen oksida dan hydrocarbon non metana juga turun, hingga level 75% dibawah standar 2005 berdasarkan sistem MLIT yang merupakan standar paling ketat di Jepang saat ini untuk emisi gas buang kendaraan. Berdasarkan hasil pengujian itu, New Prius berhak mendapat keringanan pajak untuk mobil ramah lingkungan.

Sebagai pembanding, mobil konvensional dengan mesin yang sama-sama berkapasitas 1.8 liter empat silinder membutuhkan bahan bakar lebih dari dua kali lipat untuk menempuh jarak yang sama. Demikian pula emisi CO2-nya.

Efisiensi bahan bakar New Prius juga didukung beragam teknologi baru yang inovatif, termasuk motor listrik yang sangat kuat, disain ekterior dinamis dengan coefficent of drag 0.24 -salah satu yang paling rendah di dunia, dan penggunakan panel sel surya untuk membantu meringangkan kerja AC.[O1]